Senin, 24 Desember 2012

SANG PUTRI

Terdengar hentakan kaki berpijak
Dengan anggun sang putri turun
Senyumnya yang mempesona
Seakan lelah sakit terasa hilang
Bahkan langit gelap berubah menjadi pelangi
Yang mewarnai hari dingin ini
Burungpun ikut berkicau ketika melihat senyumnya
Aku hanya seorang manusia rendah
Manusia rendah yang tak pantas mendapatkanya
Namun aku mencoba memantaskan diri
Hingga aku bisa menjadi raja yang mendampinginya

Minggu, 23 Desember 2012

Belum Terungkap

Tak ada fajar yang merindukan malam
Bahkan matahari pun tidak peduli akan rembulan
Senandung iringan musik pun terus berlalu
Aku hanya seorang yang menuntut akan kesesalan
Seakan tuhan tidak adil
Aku berangan akan suatu kebahagiaan
Namun tuhan selalu menyembunyikan di mana akan kebagaian itu
Atau ini hanya pikirku yang tidak puas akan pemberianya
Ataukah ini suatu karma yang belum terselesaikan
Tuhan beri aku jawaban di kala ini cobaan
Aku butuh jawaban terindah mu tuhan
Hanya kepadamu aku bertuah

Sabtu, 22 Desember 2012

STATERA

Kita suatu keluarga yang tak pernah terpisahkan
Canda dan tawa sudah menjadi kebiasaan
Rasa cinta persahabatan kasih sayang ada dalam diri kita
Semua itu seakan dunia milik kita

Rintangan halangan semua kita atasi bersama
Tanpa ada keluh kesal yang melanda
Kesalahan kekalahan semua di jadikan alasan
Untuk menjadi lebih baik dan menjadi lebih kuat
Because we are one and we are strong :)

RESAH -payung teduh

Aku ingin berjalan bersamamu
di antara malam yang gelap
tapi aku tak bisa melihat matamu

Aku ingin berdua denganmu
di antara daun gugur
aku ingin berdua denganmu
tapi aku hanya melihat
keresahanmu

Aku menunggu dengan sabar
di atas sini melayang-layang
tergoyang angin menantikan
tubuh itu

Aku ingin berdua denganmu
di antara daun gugur
Aku ingin berdua denganmu
tapi aku hanya melihat 
keresahanmu

Aku ingin berdua denganmu
di antara daun gugur
Aku ingin berdua denganmu
tapi aku hanya melihat 
keresahanmu

RESAH TUK BERSAMA

Sebait kata tiap kata yang terucap
Senandung makna kata yang terucap
Kenyamanan keindahan kehangatan yang terasa
Seakan semua itu tiada sirna bagai matahari terbenam

Namun halangan rintangan yang menghadang
Membuat seakan dunia gelap gulita terselimuti kabut
Badai dan jua bisik bisikan yang menyakitkan
Semua menutupi kebersamaan dan tiap kata yang terucap

Izinkan aku untuk memanggil namamu
Hingga aku harus berteriak 
Sampai tempat ini lenyap hingga kita yang menempati
Berdua dan bersama hanya engkau dan aku

Pejam matamu pegang jemari tanganku
Buka hatimu telingamu hingga aku bisa meraihmu
Di sini aku menantimu untuk bersama
Untuk menghapus segala kegelisahan yang selama ini ada

SANG PUJAAN YANG DI RINDUKAN

Kau yang selalu terpikirkan di setiap waktu
Kau yang selalu terbayangkan di hari yang sunyi
Kau yang selalu ada di setiap langkah dan waktuku
Aku ingin selalu bersamamu namun perbedaan memisahkan kita

Hanya ingin berdua dan hanya denganmu
Aku akan berkorban apapun aku lakukan
Meski hanya untuk menatap wajah dan senyumu
Wahai pujaan hati hanya Kau yang ada di pikiranku
Tuhan ijinkan hamba untuk selalu di dekatnya

SENYUM INDAHMU

Malam yang semakin larut di kala hujan melanda
Sosokmu bagaikan rembulan yang menyinari kegelapan
Senyummu menampkan sebuah pelangi di malam hari
Hujan semakin deras di tambah hembusan angin yang kencang

Tak ada tempat untuk berteduh di malam itu
satu persatu butiran air hujan menetesi jalan
kau hadir membawa sebuah kehangatan 
kau memberi sebuah senyuman yang tiada tara

senyuman yg hangat tulus ikhlas namun kau semakin menjauh
aku mencarimu mengejarmu namun kau semakin menjauh
andai aku bisa menggapaimu menjaga senyummu menyayangimu
aku akan bersyukur dan menikmati anugrah terindah dari tuhan